Loading

Adanya tuntutan tehnologi yang semakin global, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) sebagai sebuah Perguruan Tinggi yang mewadahi generasi muda Indonesia dalam belajar. Merasa perlu mengantisipasi dan menyikapi dengan adanya perkembangan masyarakat.

“STIPRAM banyak mengelola generasi milenia, artinya usia beranjak dewasa, sehingga perlu diciptakan suatu wadah berkreasi dan mengantisipasi pengaruh-pengaruh negatif. Salah satu upaya yang dilakukan STIPRAM adalah melalui pembekalan mahasiswa dalam kegiatan Satuan Mahasiswa Bhayangkara (SATMABHARA),” kata Suhendroyono, SH., MM., M.Par., CHE – Ketua STIPRAM.

Pembimbng Satmabhara STIPRAM (Ketua STIPRAM, Wakil Ketua dan Kemahasiswaan) bersama AKBP Sinungwati dari Polda DIY

Suhdendroyono mengungkapkan dalam kegiatan tersebut mahasiswa dipandu langsung oleh POLDA DIY untuk membekali ilmu sosial bermasyarakat seperti halnya peka terhadap lingkungan, mengisi usia muda dengan kegiatan positif selaras dengan kehidupan masyarakat. “Mengingat usia-usia mahasiswa adalah rentan dengan pengaruh-pengaruh negatif, SATMABHARA dihadirkan untuk membentengi jiwa usia muda. Khususnya dalam menangkal isu-isu negatif yang mudah hinggap dalam usia sekolah.”

Menurut Ketua STIPRAM, dengan adanya SATMABHARA, mahasiswa dilatih untuk memiliki kepekaan terhadap lingkungan, belajar saling membantu masyarakat dan tentunya membetengi dirinya dari hal-hal yang kurang baik. Guna mewujudkan hal itu, mahasiswa yang tergabung dalam UKM SATMABHARA diberikan latihan dasar dan gemblengan jiwa, bukan hanya fisik semata. Karena mereka bukan didesain untuk tenaga kasar namun, lebih ke arah merubah mindset dari anak-anak menuju kearah manusia yang dewasa yang sadar akan lingkungannya dan peka terhadap masyarakat sekitarnya.

“UKM SATMABHARA ini akan membantu kegiatan kampus dan masyarakat. Misalkan membantu Polisi dalam pengamanan arus lalu lintas di lingkungan kampus. Termasuk membantu sosialisasi cinta tanah air terhadap siswa-siswa dari TK hingga ke SMA/SMK,” jelasnya.

Suhendroyono menyatakan “Salut terhadap POLDA DIY yang telah mencetuskan kegiatan bagi anak muda yang dikemas dalam bentuk SATMABHARA. Dengan adanya keberhasilan tersebut, phaknya berharap ke depan daerah-daerah lain di Indonesia bisa terinspirasi seperti POLDA DIY. Khsusunya dalam membantu menciptakan iklim kondusif Cinta Tanah Air sehingga usia muda bisa diandalkan membantu masyarakat dan negara mengingat era global, era kemajuan tehnologi semakin melekat dalam sendi kehidupan anak muda, maka sangat tepat POLDA DIY menciptakan SATMABHARA dan STIPRAM sangat berterima kasih karena bisa tergabung dalam barisan SATMABHARA sehingga anaka-anak muda ini bisa terhindar dari pengaruh negatif dalam kehidupannya dan tetap bisa belajar dengan baik.— Ami, Stipram Jogja.

Satmabhara ‘goes to school’ menjadi leader bagi siswa SMA, khususnya soal pentingnya cinta tanah air

Share this: