Loading

Era industri 4.0 menuntut Perguruan Tinggi di Indonesia harus berani berperan dalam segala lini. Terlebih-lebih untuk Perguruan Tinggi Pariwisata seperti halnya STIPRAM Yogyakarta. Salah satunya dengan membuka jejaring dan diimplementasikan dalam pengakuan masyarakat terhadap kualitas. Hal ini ditandai dengan program pertukaran mahasiswa Studex (student exchanges) yang telah dirintis STIPRAM bekerja sama dengan Gredos Sandiego Spanyol sejak 2 tahun lalu.

“Saat ini dua mahasiswa Gredos Sandiego Spanyol sedang berada di STIPRAM dan aktif dalam berbagai kegiatan di kampus. Seperti praktik memasak, belajar bahasa Indonesia, belajar di Hotel, serta ekplorasi wisata di Jogja dan sekitarnya,” Kata Ketua STIPRAM Suhendroyono, SH., MM., M.Par., CHE.

Suhendroyono mengatakan, mahasiswa dari Spanyol itu langsung membaur dengan perkuliahan kelas unggulan di STIPRAM. Sehingga mereka tidak kesulitan dalam berkomunikasi karena dalam kelas unggulan memang menggunakan pengatar bahasa Inggris dalam setiap perkuliahan.

Student Exchanges yang pertama dikirim oleh Gredos San Diego Spanyol ini akan menjadi awal untuk resiprokal program STIPRAM. Bagi mahasiswa STIPRAM tentu ini menjadi daya tarik tersendiri sehingga diharapkan program ini menjadi andalan selain yang sudah rutin berjalan seperti halnya Thailand, Malaysia dan Jepang,” terang Suhendroyono.

Share this: