info@stipram.ac.id (0274) 485 650
STIPRAM Berkomitmen Dukung Pariwisata Berkelanjutan

SEIRING melandainya kasus Covid-19 pemerintah secara resmi telah mengumumkan kelonggaran-kelonggaran tersebut seiring dengan capaian vaksinasi masyarakat yang semakin tinggi.

Seperti halnya STIPRAM Yogyakarta, sebagai Perguruan Tinggi Pariwisata, senantiasa memberikan bekal kepada para mahasiswa dalam menjaga pariwisata berkelanjutan. Sehingga mahasiswa siap menjadi SDM yang mampu beradaptasi dengan semua lingkungan. Termasuk lingkungan kampus dari sisi keilmuan. Dengan demikian teori akan linier dengan praktikum di kampus. Sehingga prestasi mahasiswa akan terbentuk seiring dengan keilmuan yang didapatkan di bangku perkuliahan. Dengan didukung dosen-dosen yang masih fresh, mahasiswa diharapkan dapat termotivasi dalam mengelola pariwisata berkelanjutan. Karena bagaimanapun juga pariwisata sudah menjadi kebutuhan masyarakat luas. Tentunya sebagi generasi muda harus punya tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan sektor pariwisata sampai kapanpun. “Bila dilihat dari sisi pariwisata, dalam beberapa waktu terakhir ini masyarakat sudah tidak tebendung keinginan untuk berpariwisata. Bagaimanapun juga berpariwisata telah menjadi suatu kebutuhan masyarakat untuk menyeimbangkan kepentingan jasmani dan rohani. Hal ini dikarenakan masyarakat butuh edukasi tentang pariwisata yang bertanggung jawab supaya pariwisata berkelanjutan tetap terjaga dan baik,” kata Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta, Dr Suhendroyono didampingi Wakil Ketua STIPRAM, Dr. Damiasih di Yogyakarta, Sabtu (16/4).

     Menurut Damiasih, sebagai perguruan tinggi pariwisata, STIPRAM Yogyakarta siapkan pengembangan pariwisata bertanggung jawab maupun berkelanjutan. Pariwisata bertanggung jawab (Responsible Tourism) adalah konsep pengembangan ecotourism (Kegiatan Pariwisata Berwawasan Lingkungan) dan sustainable tourism (Pariwisata Berkelanjutan). Konsep tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat untuk meminimalisir dampak negative lingkungan, social, budaya, dan ekonomi dari kegiatan kepariwisataan dan memaksimalkan dampak positif. “Dalam kurikulum pendidikan tinggi pariwisata, STIPRAM Yogyakarta selalu mengedepankan pariwisata bertanggung jawab maupun pariwisata berkelanjutan. Hal ini dimaksudkan supaya mahasiswa dapat lebih konkrit memahami pengelolaan pariwisata bertanggung jawab dan berkelanjutan,”ungkapnya. Lebih lanjut Damiasih menambahkan, dengan adanya pemahaman langsung di lapangan, STIPRAM Yogyakarta menyiapkan SDM yang handal dan dapat memahami pariwisata bertanggung jawab dan berkelanjutan. Terlebih-lebih di masa pandemi covid seperti saat ini tantangan yang harus dihadapi semakin kompleks. Sehingga penegakan protokol kesehatan di detinasi wisata harus diutamakan. “Keberlanjutan pariwisata harus tetap dijaga sampai anak cucu kita dapat menikmati sumber daya alam bangsa ini. Sebagai bentuk kontribusi nyata, dari hal itu STIPRAM senantiasa memberikan edukasi dalam setiap praktikum dan kuliah lapangan. Selain itu STIPRAM juga senantiasa mengedukasi mahasiswa dan masyarakat yang datang ke kampus untuk tetap menjaga prokes,”paparnya. (Ria)